Garut memang sudah terkenal dengan dodol dan domba. Tapi kali ini Garut menjadi lebih terkenal dengan kasus skandal pernikahan siri Bupati Garut Aceng Fikri dengan Fany Octora (18). Pernikahan yang bertahan 4 hari, dan memancing unjuk rasa warga menuntut mundurnya Aceng juga menjadi pemberitaan media internasional.
Dua kantor berita asing Associated Press (AP) dan Agence France de Press (AFP) pun menyorot kasus Aceng Fikri. 2 Kantor berita itu banyak dikutip media internasional lainnya. Nah, selain dua kantor berita itu, media asing lainnya, The Guardian, media asal Inggris, menulis judul 'Indonesians protest over Garut chief's text-message divorce'. Dalam pemberitaannya media ternama di Inggris ini mengulas pernikahan dan perceraian Aceng dan maraknya unjuk rasa.
Media AS Huffingtonpost juga menulis kisah skandal Aceng dengan judul 'Aceng Fikri, Indonesia Official, Divorces Via Text Message To Teen Wife After 4 Days, Protests Follow'. Media terkemuka Inggris, BBC juga memuat artikel berjudul "Outrage after Indonesian official divorces teenage bride", yang isinya tentang kemarahan masyarakat atas ulah seorang pejabat yang menceraikan istri mudanya secara tak etis.
Media di Benua Asia juga memberitakan soal pernikahan kilat ini. Salah satunya, Asia News Network dengan artikel "Disgraced Indonesian regent raises concern on 'illegal' marriage". Yang menyebut, bahkan Presiden SBY pun menaruh perhatian ke skandal yang dipicu salah satu kepala daerahnya.
Tak hanya membuat jabatannya sebagai orang nomor satu di Garut terancam, Aceng juga diperkarakan secara hukum oleh mantan istrinya, Fany Octora yang telah melaporkannya ke Bareskrim Polri. Atas empat pasal sekaligus.
Sementara, Aceng mengaku siap melayani gugatan mantan istrinya itu. Pak Bupati yang kini jadi sorotan itu bahkan mengaku akan menggugat balik Fany.